Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2012

Aku Berbohong,

Aku berbohong, Jika aku sedang sakit, tapi berkata "alhamdulillah sehat-sehat saja".
Aku berbohong, Tatkala aku bersedih, tapi terlihat "selalu gembira".
Aku berbohong, Ketika aku ingin menangis, tapi kututupi dengan "tawa".
Aku berbohong, Ketika aku punya masalah, tapi malah berkata "aku baik-baik saja".
Aku berbohong, Manakala aku kesal dan sebel, tapi bertahan untuk "tetap tersenyum".
Aku berbohong, Jika aku susah, aku akan terlihat seperti "selalu ada".
Dan aku akan terus berbohong. Karena tak perlu kalian tahu apa yang sedang terjadi dan ku rasakan selama berjalan di muka bumi ini. Karena yang perlu kalian tahu, bahwa. Aku akan selalu baik-baik saja... Aku akan selalu tersenyum... Aku akan selalu tertawa... Aku akan selalu ceria... Dan aku akan selalu gembira...
Karena yang ku tahu, Membuat kalian selalu bahagia dan tersenyum jika berada di sampingku. Adalah hadiah yang sangat berharga ^___^
Tuhan, salahkah kebohongan i…

Yang Terbaik Bagimu

Teringat masa kecilku.
Kau peluk dan kau manja.
Indahnya saat itu.
Buatku melambung.
Disisimu terngiang.
Hangat nafas segar harum tubuhmu.
Kau tuturkan segala.
Mimpi-mimpi serta harapanmu.


Kau inginku menjadi.
Yang terbaik bagimu.
Patuhi perintahmu.
Jauhkan godaan.
Yang mungkin ku lakukan.Dalam waktu ku beranjak dewasa.
Jangan sampai, membuatku.
Terbelenggu, jatuh dan terinjak.


#Tuhan tolonglah...sampaikan sejuta sayangku untuknya...
  Ku terus berjanji...takkan khianati pintanya.
  Ayah dengarlah...betapa sesungguhnya ku mencintaimu.
  Kan ku buktikan...ku mampu penuhi maumu.


Andaikan detik itu...
Kan bergulir kembali.
Ku rindukan suasana,basuh jiwaku.
Membahagiakan aku.
Yang haus akan kasih dan sayangmu.
Tuk wujudkan segala,sesuatu yang pernah terlewati.


#Tuhan tolonglah...sampaikan sejuta sayangku untuknya...
  Ku terus berjanji...takkan khianati pintanya.
  Ayah dengarlah...betapa sesungguhnya ku mencintaimu.
  Kan ku buktikan...ku mampu penuhi maumu
                                                           …

Present Simple & Present Continuous

We use CONTINUOUS forms for actions and happenings that have started but not finished. But, there is some verbs are not normally used in this way. Example, we don't say "I am knowing" or "They are liking". But, we say "I know" or "They like".
PRESENT SIMPLE : Subyek + V.1 + S/ES
PRESENT CONTINUOUS : Subyek + To be (Is/Am/Are) + V.Ing

A. The following verbs are not normally used in the present continuous : (Tidak perlu ada penambahan V.Ing pada kata kerja2 dibawah ini, jika ditemukan dalam present continuous)
LIKE           WANT        KNOW            MEAN                REMEMBER      CONTAIN LOVE          NEED        REALISE          UNDERSTAND     BELONG         CONSIST HATE          PREFER     SUPPOSE         BELIEVE            FIT                 SEEM
B. THINK Situation : * When THINK means "believe" or "have an opinion". We DON'T USE the CONTINUOUS. Example : 1. I think Zaira is Indonesian, but i'm not sure. (not, &quo…

DARI HATI

Diam...
Termenung... Merenung... Tak berbahasa...
Masih terpaku, Mencoba mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu. Tapi, tak juga ditemui. Kenapa, kenapa dan kenapa.
Oh Tuhan... Kau begitu indah. Sampai aku tak bisa menemukan jawaban dari soal-soal Mu. But, so far so nice ^__^
Kadang yakin... Kadang minder... Dan masih saja kata-kata "Tak Pantas" menyelimuti pikiranku. Lantas, harus melangkah kemana?
Hmm, aku terlalu banyak bertanya ya? Padahal, "Jalani saja kata Mu". Bukan begitu? Dan mencoba ikhlas apapun yang terjadi di akhir cerita itu. Meskipun hal yang tak diharap sekalipun.
Ya sudahlah, Kau yang menciptakan nya, Kau pula yang menanamnya, Kau juga yang memupuknya. Toh, kalau itu memang yang terbaik, Dan itu pula memang milikku. Apa yang telah Kau ciptakan, Apa yang telah Kau tanam, Dan apa pula yang telah Kau pupuk. Kau akan membiarkannya bersemayam hingga waktu yang Kau tentukan untuk dinikmati hasilnya.
Tetapi, Jika itu bukanlah yang terbaik bagiku. Bukan pula milikku. Apa yang telah…

Untukmu Seluruh Nafas Ini

Lihatlah luka ini, yang sakitnya abadi.
Yang terbalut hangatnya bekas pelukmu.
Aku tak akan lupa, tak akan pernah bisa.
Tentang apa yang harus memisahkan kita.

Saat ku tertatih...
Tanpa kau disini...
Kau tetap ku nanti...
Demi keyakinan ini...



Jika memang dirimulah tulang rusukku.
Kau akan kembali pada tubuh ini.
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu.
Untukmu seluruh nafas ini.
Hmmm...


Kita telah lewati, rasa yang pernah mati.
Bukan hal baru bila kau tinggalkan aku.
Tanpa kita mencari, jalan untuk kembali.
Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku.


Disaatku tertatih...
Tanpa kau disini...
Kau tetap ku nanti...
Demi keyakinan ini...


Jika memang kau terlahir hanya untukku.
Bawalah hatiku dan lekas kembali.
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku.
Untukmu seluruh nafas ini.


Dan ini yang terakhir... (Aku menyakitimu..)
Ini yang terakhir... (Aku meninggalkanmu, hoho...)
Takkan ku sia-siakan hidupmu lagi.
Ini yang terakhir... (Yey...yey...)
Dan ini yang terakhir...
Takkan ku sia-siakan hidupmu lagi...


Jika memang dirimula…

Nominal...Oh...Nominal...

Terkadang aku berpikir, "Mengapa hidup di Dunia ini terlalu mahal?"
Segala sesuatunya dinilai dari nominal, nominal dan nominal. Ini suatu hal yang aneh, tapi ini fakta adanya.
Rezeki, jodoh dan ajal itu adalah ketetapan Allah swt. Allah swt membentangkan luas rezekinya dari sisi mana saja, di langit dan di bumi. Ia mentransfer rezeki-rezeki itu lewat banyak perantara, dalam hal ini adalah manusia (manusia ke manusia lainnya). Tapi, aku tertegun dan berhenti pada sebuah pertanyaan besar dalam perjalanan panjang dari kehidupan yang telah dilewati.


Allah swt memiliki segalanya, apa yang terbentang luas dilangit dan di bumi adalah miliknya.
Sayur-sayuran yang kita makan, buah-buahan yang segar-segar, ikan, daging, udang, beras, gandum, roti, air, coklat, ice cream, baju, celana, rok, kerudung, rumah, pulpen, laptop, handphone, telepon, mobil, motor, kereta api, bus, kipas angin, AC, televisi, masjid, sekolah, gedung2 bertingkat, kantor, penjara, rumah sakit, perumahan2 mewah, batu,…

3 KUNCI SUKSES DI USIA MUDA

"Yang MUDA, Yang SUKSES, BERJAYA..."

Apakah sukses harus menunggu tua? Benarkah orang-orang yang sukses adalah orang-orang yang ketika umurnya mulai menginjak 40 tahun ke atas? Bisakah menjadi muda yang sukses? Yang tidak perlu memakan waktu untuk menunggu usia menginjak 40 tahun ke atas?
Mungkin pertanyaan-pertanyaan itu sering banget muncul dalam benak kita. Atau masih banyak segudang pertanyaan lainnya.  Selama ini kita hanya terfokus pada "Orang yang SUKSES adalah orang yang memiliki banyak pengalaman dan pengalaman diperoleh semakin banyak apabila usia semakin menua". Padahal, konsep SUKSES sendiri gak perlu menunggu usia menua. Artinya seseorang bisa saja SUKSES, jika ia telah mampu melewati kunci-kunci dari SUKSES itu sendiri. Dengan demikian, berarti SUKSES tidak terpaut pada usia. Sebagai contoh, "Do you know Anggun C. Sasmi? I think all of you know about her". Anggun C. Sasmi adalah seorang penyanyi Indonesia yg sudah Go International sejak umurnya 19 t…

Everything is talking about MONEY?

Dua minggu yang lalu, kira-kira tgl 6 Mei 2012 adalah kelas pertama untuk mata kuliah English Conversation.
Pembahasan waktu itu intinya sih "Seberapa ambisiuskah kamu?".
Nah, dalam sesi belajar waktu itu ada cerita menarik yang ingin kubahas kali ini disini. Kita gunakan bahasa Indonesia saja ya... ^__^
Waktu itu materi tentang "Seberapa ambisiuskah kamu?" adalah materi yang dibahas dalam English Conversation kali ini. Ada sekitar 15 pertanyaan dalam bentuk bahasa inggris yang harus dijawab, untuk melihat tingkat ambisius kita dalam memperoleh sesuatu. Kalau gak salah, dipertanyaan terakhirlah yang menarik. Pertanyaannya, kira-kira seperti ini. "Mana yang lebih penting menurut anda? 1. Cinta 2. Kebahagiaan 3.Kesehatan 4.Uang?"
Jawaban yang terlontarpun bermacam-macam. Ada yang memilih uang, ada yang memilih kesehatan dan ada pula jawaban-jawaban lainnya. Dalam diskusi saat itu, sempat ada adu argument (menggunakan bahasa Inggris, Read!). Antara kelompok uang…

Syarat Menjadi Orang yg Beruntung

Assalamualaikum wr wb.... Hellowwwwwwwwwwwwwwwww, how are you everybody? ^___^ I hope all of you so fine, so good, so nice and always happy and smile :-) :-) :-)
Kali ini, kita share tentang syarat-syarat menjadi orang yang beruntung ya... Kamu-kamu pada mau jadi orang yang beruntung kan?  Rugi lo kalau ada yang gak mau. Sini kasih saya aja. Hahahaha :-p Nah, kalau kita sedang uzian di sekolah nih. Terkadang ada beberapa pengajar yang menempelkan kata-kata semangat di bawah kertas uzian kita. Nah, yang paling banyak ditemuin itu yang ini "Good Luck", "Semoga Berhasil". Benar kan? *Kalau ada diantara kamu-kamu gak ada yang pernah dapat kata-kata itu dikertas uzianmu, berarti kamu belum beruntung. Hahaha... *Bercanda :-) Sekarang kita serius!
Apa saja sih sebenarnya syarat-syarat menjadi orang yg beruntung? Kalau kita cuma sekedar baca, perasaan gampang banget untuk dilaksanakan. Tetapi, bagaimana kalau diaplikasikan? Susah lo.... *Saya jujur mengakuinya, :-D
Nah, i…

I LOVE U, FATHER...

Kali ini kita akan posting tentang sosok pria yang paling aku cintai dan sayangi di muka bumi ini. *Cie..cie..ahay :-D Siapa dia? Siapa lagi kalau bukan "My Father". Oh iya, sebelum kita cerita lebih lanjut tentang "My Father". Ada cerita unik didalam keluargaku tapi fakta yang ingin aku share disini.  Aku memanggil my father dengan sebutan "Bapak". Sedangkan dua orang adikku, memanggilnya "Ayah". Hehe...aneh ya? Satu wujud, dua nama. Itulah uniknya kami ^___* Kenapa sampai bisa seperti itu?
Mungkin karena aku adalah the first child in my family, seingatku waktu itu mama mengajari aku untuk memanggil Bapak. Maka, aku pun memanggilnya Bapak. Nah, kalau adikku yang mentel-mentel itu (*Haha, jadi kangen :-( ) karena mungkin melihat banyak saudara yang memanggil father nya dengan sebutan Ayah, yah dia ngikut manggil ayah deh jadinya. Dan herannya, diantara kami tidak ada yang mau ngalah. Tetap konsisten pada prinsip masing-masing. Ahahaha.... Nah, …

Kematian adalah peringatan berharga

Ingat lima perkara...sebelum lima perkara... Sehat sebelum sakit... Muda sebelum tua... Kaya sebelum miskin... Lapang sebelum sempit... Hidup sebelum mati...
Tahu lirik lagu itu kan? Lirik yang dikenal masyarakat luas lewat alunan musik rohani dari Raihan yang menyejukkan hati dan jiwa.  "Hidup sebelum mati..." ya, setelah hidup pasti akan ada kematian.  Apa yang kalian pikirkan tentang mati/kematian? Menyeramkan? menakutkan? atau membahagiakan? Kalau hasil survey yang pernah saya lakukan, rata-rata manusia dimuka bumi ini kalau berbicara tentang "mati atau kematian" atau melihat video-video yang berhubungan dengan "mati atau kematian" juga. Ekspresi yang dikeluarkan oleh mereka adalah "takut". Yah, banyak dari kita takut akan mati/kematian. Lantas, kenapa kita harus takut? Padahal mati/kematian itu pasti datang. "Pasti",berarti tidak mungkin tidak terjadi. Hanya saja kita tidak pernah tahu kapan, dimana dan bagaimana. Jadi, siap-siap saja... …

Intermediate Accounting 2

Bab 3 AKUNTANSI KAS...
A. KAS Kas adalah uang tunai dan kertas-kertas berharga yang berfungsi sebagai uang tunai. Ciri-ciri kertas berharga yang dapat digolongkan sebagai kas : 1. Diterima bank (dalam pertukaran) nilainya sama dengan nilai nominal; 2. Tidak mempunyai tanggal jatuh tempo; 3. Untuk dijadikan uang tunai tidak memerlukan biaya.
B. REKONSILIASI BANK Rekonsiliasi bank adalah adanya perbedaan antara saldo menurut Laporan Bank (Rekening Koran) dengan saldo menurut Buku Kas Perusahaan..
Disebabkan sbb : Pertama, Bank belum mencatat transaksi tertentu : a. Setoran dalam perjalanan (Deposit in transit) (+ Bank) Kasus : Perusahaan telah mencatat setoran ke bank, tetapi bank belum mencatatnya. b. Cek dalam peredaran (Out standing cek) (- Bank) Kasus : Cek yang ditarik telah dibukukan oleh perusahaan, tetapi belum dicatat oleh bank dikarenakan pemegang cek belum menguangkan ke bank.
Kedua, Perusahaan belum mencatat transaksi tertentu : a. Penerimaan kas melalui bank (inkaso) (+ Perusaha…