Tak terasa sudah 8 bulan saya di Medan. Entah kenapa ada yang berbeda dari hari yang saya lalui. Saya tahu penyebabnya adalah rasa rindu. Rindu akan kehadiran mama :-( Nyatanya walau sudah 10 bulan mama meninggalkan saya, ada saat dimana saya rapuh dan terkadang semangat saya down untuk menerima kenyataan Allah swt yg satu ini. Tapi saya coba pahami dari setiap kejadian yang Ia berikan. Saya berusaha berpikir positif agar semangat saya kembali. Terus terang terasa berbeda sejak mama gak ada. Gak ada orang yang dengerin cerita saya lagi, gak ada orang yang paham saya seutuhnya dan gak ada orang yg nemani saya kemana saya ingin melangkah. Tapi, setidaknya saya bersyukur karena masih punya Bapak yg walau segala bentuk tak akan pernah mirip atau bahkan menyerupai mama. Tapi setidaknya, beliau sudah berusaha untuk menjadi yang terbaik buat kami putri-putrinya. Saya juga masih punya adik, yah walau ruang lingkup nya juga tak sama seperti mama. Adik saya akan mengamini bahwa saya adalah kak...
"Jika tulisan membuatmu mengenal siapa dirimu dengan baik, maka menulislah..."