Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Puisi

See You not Good Bye ~

Saya pikir sudah terlalu banyak saya usahakan mengambil sebahagian waktu dari menumpuknya kegiatan saya hanya untuk... 'Menyapa' 'Berkata : Hi, Hellooooooooooooooooooooooooooooooooow" Lalu tak saya dapati hasil apapun dari semua itu Kemudian saya pergi berkaca Berlari, menghirup nafas dalam-dalam Berfikir apa hal terbaik yang dapat saya lakukan? Berlari ke hutan kemudian bernyanyi? Berlari ke pantai kemudian teriak? Atau... mendaki gunung kemudian menari? Menari...menari dan bernyanyi sepuas hati saya  Saya pikir saya dapat lakukan apapun di tempat-tempat itu Bernyanyi banyak lagu - lagu yang saya senangi Menari merasakan indahnya alam dan udara yang begitu segar Dari atas pegunungan  Arghhhh, tapi saya tak mampu :-( Saya tidak bisa melakukannya hanya dengan alasan -alasan yang tak masuk akal Lelah......... Menghindar............. Menjauh............ kemudian, Pergi....... Saya akui, sayalah yang memulai drama yang kit...

NAMAMU

Namamu, Entah mengapa terukir, berbekas dan tak mau pergi. Meski kucoba berlari. Namamu, Tak tahu kapan tepatnya datang, bagaimana dan mengapa? Namamu, Mungkin Tuhan yang memintanya untuk terukir jelas saat ini. Ia pula yang mempercayaiku untuk menjaganya. Entah sekedar singgah atau terus abadi sampai kematian menjemput diantara kita. Namamu, Selalu aku bawa dalam do'a tanpa sebuah alasan. Namamu, Menghibur dikala kegalauan datang menghampiri, Dan rindu mulai memuncak. Namamu, Terkadang mengundang tangis untuk sebuah hal yg tak mampu ku ucap. Entah sampai kapan. Namamu, Cukup menyadarkanku arti akan sebuah kesetiaan dan kesabaran. Namamu, Adalah hal yang harus ku tunggu untuk jawaban takdir terakhirku,  "Mungkinkah bersama dalam menyempurnakan ibadah kepadaNya, dan...menjadi wanita bahagia dalam menghabiskan sisa usia di dunia fana?" Namamu, Masih mengundang banyak tanya, "akankah iya bersanding dengan na...

Sejak Mengenalmu

Sejak mengenalmu, "Tak ada yang istimewa", kataku. "Tak ada yang menarik", fikirku. "Semuanya biasa saja", batinku. Kini, Semuanya berubah... Sejak mengenalmu, Duniaku indah... Hidupku penuh tawa... Hidupku gak karuan... Semuanya berbeda dengan pertemuan pertama itu. Sejak mengenalmu, Sajakku banyak bercerita tentangmu, tanpa harus kau tahu. Benakku masih bergumam sosokmu, meski aku berusaha menghilangkan jejakmu. Catatanku masih banyak bercerita tentangmu,  Yang aneh, lucu,nyebelin atau mungkin ngeselin. Semuanya seperti tidak mau disudahi. Sejak mengenalmu, Semuanya jadi indah. Semuanya jadi hidup. Semuanya jadi menakjubkan. Meski terkadang sifat pesimisku datang, Karena fans-fansmu tak berhenti bercerita tentangmu, Belum lagi penggemar-penggemar gelapmu, Yang tak habis-habisnya. Oow, saya jealous? Hmmm... Dan,  Sejak mengenalmu. Aku baru sadar kalau setiap sudutku dahulu, ada kamu. Kalau setiap sisiku dahulu, ada sosokmu. Dan semua baru aku sadari...
Sahabat Puluhan bahkan ratusan  sosok yang datang padaku, tetap tak ada yang seperti dirimu. Puluhan bahkan ratusan  sosok yang menghampiriku, tetap tak ada yang secantik hatimu. Sahabat, tangis, tawa, haru bahkan gembira kuukirkan kepadamu. Duka yang menyelimuti bahkan sepi yang menghampiri takkan terasa di hati karena kehadiranmu. Sahabat, Engkau laksana bintang yang tak redup meski ditelan cahaya. Dan kau bagaikan matahari yang takkan hilang, meski musim demi musim, tahun demi tahun berganti. Karena senyummu, sedihku adalah bahagian dari hidupku.
Hi..... hi..... hi..... Sudah berapa lama kita gak nulis? Hmmm, lagi malas gua mau nulis, hehehe ^_^ Blogger's mania kita masih dalam style yang sama yaitu BERPUISI RIA, hahahaha *Gelok Kita mulai aja yuk... Ya....... yuk....... *Gua bukan Alay ,ahai :D KERTAS Aku... Kubiarkan pena menari diragamu yang putih tak bernoda. Mengukir huruf demi huruf menjadi sebuah kata kata demi kata merangkai sebuah kalimat. Kalimat yang berisi inspirasi untuk orang banyak, berisi sanjungan dan pujian bagi yg diinginkan, berisi motivasi untuk bangkit bagi yang lemah, dan berisi isyarat untuk orang-orang yang cerdik. Tetapi.... Aku juga merangkai kata yang penuh kebencian untuk orang yang ku benci, penuh caci maki untuk orang yang tak patut dipuji, serta penuh kemunafikan bagi kamu, kalian dan... bagi diriku sendiri. Aku... Kubiarkan perlahan tapi pasti merah, jingga, kuning, hijau, biru, ungu menodai raga putihmu Merangkai imajinasi ku didalamnya. Imajinasi yang hanya aku dan seluruh isi adrenal...
Kami Lebih Hina Kami punya kedua tangan, lengkap dengan jari, sepuluh ya sepuluh. Tapi, kami masih saja mengeluh keletihan manakala kami disuruh mengangkat sebuah beban. Kami punya kedua kaki lengkap dengan jari, dan bisa berjalan sempurna diatas bumi. Tapi, kami tetap mengeluh kecapekan tatkala kami disuruh berjalan diatas bumi. Dan kami, Kami punya tubuh dengan organ yg lengkap tanpa kurang satu apapun dari rangka kami. Tapi, kami masih saja merintih kelelahan, kecapekan bahkan keletihan, tatkala kami disuruh bekerja. Bekerja untuk kami sendiri. untuk makan,untuk mandi, untuk baju kami, dan... untuk segala sesuatu yg kami inginkan. Tetapi... kami masih saja meronta keletihan melakukannya. Dan kau... Kau tidak pernah mengeluh kesakitan sedikitpun, Meronta keletihan sedikitpun, Bahkan menangis kelelahan sedikitpun. Padahal beban yg kau pikul jauh lebih berat dari bebanku. Jauh lebih memberatkanmu daripadaku. Tapi kau tetap semangat melaku...
H   U   B   B   U   B I fall silent, pensive and daydream. Try for mean of event this time. I'm confuse, confuse and so very confuse what must I do? But, not life must be learn? Learn from something, anything and everything........ In this time, time and everytime. In this moment, moment and everymoment. I'm so realize if I must be more learn, Learn for past time, now time and prepare for next time. Learn for mistake, mellowness, and everything have I do. I know, if I'm so very mistake. And... has do more mistake. But, I want to more learn from here. Learn for be the goodness, better and best ending. Everyone want to like this too. Want to everything is perfect in him/her life, Want to for haven't mistake in him/her life, Want to for praised in him/her life, And... want to for the best in him/her circle. No one doesn't want be the best. The best for him/her life, The best for him/her parents, The best for him...

BERPUISI

Assalamualaikum ya akhi ya ukhti... What's up guys? Hehehehe ^_^ This month, tema kita 'Berpuisi' , ok! Puisi2 yang ditampilkan disini original lho karangan saya sendiri, jadi kalau ada yg kurang-kurang harap dimaklumi ya. Bagi yg ngambil puisi dari blog saya mohon dicantumin nama pengarangnya ya (citra ardini), kalau gak saya laporkan ke polisi lho, karena sudah menjiplak hasil karya orang lain tanpa seizinnya. *Hwahahahaha, bercanda kok :-p We start yeah.... Surat Untuk Sahabat Sahabat, apa kabarmu disana? Sahabat, masih ingatkah kau denganku? Sahabat, masih tersimpankah dibenakmu memory kita waktu itu? Sahabat, ingatkah kau akan keluh kesah kita masa lalu? Suatu hari ku pejamkan kedua mataku dan berhalusinasi akan kisah kita masa lalu. Aku terbayang sosok wajahmu yang selalu menemani hari-hariku. Hari-hari yg kulaluli dengan segulat cerita tawa, sedih, gembira serta berduka. Cerita tentangmu, tentangku kubalut jadi satu pada pilar-pilar kehidupanku. ...

Letter's For Father

Remember my childhood, you hug and kiss me. How beauty of that time, make me flying on. In you're side rang of warm wind and fresh scent you're body. You say everything you're dreams and you're trust. You want to me be the best for you. Obey you're precept and keep temptation that may I want to do when I'm grown-up. Don't till make you chained, fall down and trampled. Ohh God, please say a million my dear for him. I'll always promise never betray pleaded him. Father listen me, how really I  LOVE YOU.   I'll prove I was able to fill do you want. If that time come back again. I miss that feel... wash my soul. Make me happy in you're love and you're affection. For full up everything ever past time.   LOVE YO SO MUCH, FATHER  *_*