Skip to main content

3 Kata Motivasi Hidup

Life is an adventure...
Life is a journey...
Life is a graffiti...

Ya, hidup adalah jalan yang dianugerahi oleh sang pencipta kepada kita. Jika diibaratkan kertas, hidup adalah sebuah coretan-coretan yang sedang kita aplikasikan pada kertas tersebut dengan seluruh imajinasi kita. Coretan-coretan itu nantinya akan menunjukkan final picture atau hasil akhir yang bermanfaat atau tidak. Baik untuk diri kita pribadi maupun orang lain. Tentunya coretan-coretan yang menghasilkan final picture yang bermanfaat diikuti oleh mimpi,obsesi,usaha,target,do'a dan tawakal.

Ok sobat-sobat yang ada dari sabang sampai marauke #Hahaha, Lebay :-D
Postingan kali ini bercerita tentang " 3 words motivation for life (3 kata motivasi untuk hidup)". Setiap insan membutuhkan motivasi dalam hidupnya untuk membangkitkan energi-energi positif yang ia miliki dan perlahan menghilangkan energi-energi negatif yang tidak bermanfaat.
Ok guys, selamat membaca ^__^

3 Kata Motivasi Hidup :
Pertama,
"Sesungguhnya Allah swt tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri" (Q.S Ar-Ra'd : 11)
Ya, kalau kamu mau kaya, sukses, serba berkecukupan or everything that you want you get. Resepnya cuma satu "Change", jelas dalam al-qur'an tersebut diterangkan 'bahwa Allah swt (sang pencipta alam) tidak akan mengubah nasib kita sebelum kita sendiri yang mengubahnya".
So, jangan pernah menyalahkan Allah swt "kenapa kita dilahirkan miskin, bodoh, susah dan menyusahkan, begini...begono...". Tapi, introspeksi diri kita. Apa yang harus dibenahi dalam hidup kita sampai apa yang kita inginkan tersebut bisa kita peroleh.

Kita ingin menjadi seorang pengusaha yang sukses, tapi setiap hari yang dilakukan hanya "bermimpi..bermimpi..dan bermimpi" tanpa ada usaha serta do'a yang dilakukan. Maka apa yang kita harapkan tersebut juga menghasilkan hasil akhir yang sama yaitu "MIMPI".
Atau kita sudah berusaha mati-matian dengan segenap usaha kita, tetapi kita lupa bahwa ada sang Khaliq yang menciptakan kita dan seluruh isi bumi ini. Ini sama dengan 'usaha tanpa berdo'a', maka jangan heran jika hasilnya juga sama yaitu "MIMPI".

Lantas, apa yang harus kita lakukan?
Kita harus senantiasa berusaha, kemudian berdo'a dan terakhir pasrahkan (tawakal) kepada sang Pencipta. Karena Dia lah yang Maha Tahu apa yang terbaik atas hambanya.
So,kamu ingin hidupmu berubah? "Change" it!!!


Kedua,
"Kun fayakun = Jadi..maka jadilah".
Kalimat ini sering kita dapati dibeberapa ayat Al-qur'an atau surah yasin.
Jelas, Allah swt selalu berfirman "Kun fayakun yang berarti jadi,maka jadilah".

Apa yang kamu fikirkan, apa yang kamu mimpikan atau apa yang kamu obsesikan atas hidupmu,gak ada yang gak mungkin terjadi.
Misalnya, kita ingin menjadi sesuatu tetapi kita merasa "arghh,gak mungkin, gak pantas, atau apalah". Ini hanya perasaan kita saja yang berbicara dan kita hanya melihat dari tolak ukur kita sebagai manusia. Sehingga rasa "PESIMIS" pun muncul.

Kita lupa, bahwa ada sang khaliq yang menciptakan kita di muka bumi ini. Tetapi, andai saja kita selalu mengingatNya, kita selalu membayangkan kebesaranNya, maka rasa PESIMIS yang kita bangun akan berubah menjadi OPTIMISME. Kita semangat untuk kembali bangkit dari keterpurukan, kita semangat untuk mengejar mimpi-obsesi-cita2 kita. So, don't afraid!!
Yang penting selalu berusaha, selalu berdo'a dan terakhir pasrahkan kepadaNya.
Karena tidak ada yang tidak mungkin, "Jadi...maka jadilah (Kun...fayakun)".

Ketiga,
"Allah swt tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya" 
(Q.S Al-Baqarah : 286)
Ayat ini sering dianalogikan "Allah swt tidak akan menguji hambanya diluar batas kemampuan hambanya". Hampir sama dengan ayat tersebut, intinya agar lebih mudah untuk dipahami.

Sedih atau menangis ketika tertimpa musibah? Itu wajar.
Musibah atau uzian hanya ditujukan kepada orang-orang pilihan. Setiap manusia akan diuji berdasarkan kadar kemampuan mereka masing-masing. Dengan demikian, semakin tinggi uzian yang diberi oleh allah swt kepada kita, berarti semakin tinggi pula kemampuan yang kita miliki untuk melewati uzian tersebut. Hanya saja, kita tidak pernah menyadari hal itu dan justrul acapkali selalu menyalahkan.

So, jangan takut dengan uzian...  ^__^

Comments

Popular posts from this blog

PLN Part 3 ~Tes Potensi Akademik (TPA) & B.Inggris

Akhirnya Tes GAT terlewati, 2 jam di ruang uzian berhasil membuat sedikit agak bernafas lega dan otot-otot serta syaraf yang tegang rileks kembali. Sebelum keluar dari ruangan, panitia sudah mengumumkan bahwa hasil tes akan diumumkan hari itu juga paling lambat sekitar pkl 20:00 wib. Dan bagi peserta yang lanjut dapat mengikuti tes kembali besok di ruangan yang sama. Arghhh..leganya, alhamdulillah semua soal dapat saya jawab dan menyelesaikannya tepat waktu. Yah, meskipun agak sedikit ragu. Karena materi yang dikerjakan hanya sekitar 30% dari buku yang saya beli satu minggu yang lalu di Gramedia :-( Tapi wait..soal gak terlalu sulit kok, yang terpenting anda fokus dan jangan lupa berdo'a sebelum uzian :-) Selesai tes, saya shalat dulu karena belum sempat shalat zuhur tadi sebelum tes. Dan saya pulang... Sesuai arahan panitia, saya mengecek website PLN untuk mengetahui hasil tes. Ternyata belum ada. Dan sekitar pkl 23:00 wib saya buka kembali, ternyata sudah ada ...

Eye Level

Keputusanku untuk kembali ke medan setelah wisuda, bulat sudah. Banyak hal yang sudah difikirkan masak-masak sebelum memutuskan. Bukan gampang! Meninggalkan posisi karier yg terbilang sudah cukup lumayan dari segi apapun. Tapi setiap perjalanan harus ada pengorbanan, don't be egoistic!!! Ada banyak pertimbangan meninggalkan semua rutinitas di Jawa dan hidup entah seperti apa di Medan. Ya, itulah yang ada di benakku tatkala itu. Pertama, keluarga Kini kami hanya tinggal berempat. Ayah adalah bapak dan ibu bagi kami. Rasanya tidak tega harus meninggalkan ayah dan dua adikku setelah ditinggal pergi mama. Mengurus ini dan itu seorang diri. Membereskan segala sesuatunya sendiri. Ya sih masih ada fanny yg dibilang sudah cukup dewasa. Tapi, aku mengenal betul watak fanny dari kecil. Fanny bukan typikal orang yg care abis sama rumah. Care sih tapi gak pakai banget. Belum lagi si Raisya, masih terlalu kecil untuk harus memahami semua ini. Dia akan merasa kesepian karena hanya memiliki...

PLN Part 7 ~Interview

Akhirnya, setelah menunggu lama..pengumuman juga Alhamdulillah, nama saya tidak LULUS diantara para peserta yg masih diperbolehkan tahap berikutnya. Sedih sih dan rasanya itu gak bisa dibilang dengan kata-kata :-((  Tapi yah namanya juga takdir, kita hanya bisa berusaha dan Allah swt yg mengatur semuanya. Jika dilihat perjuangan dari awal, bolos kerja beberapa hari, belajar dari berbagai jenis buku, cari info ke sana ke mari, konsultasi ke dokter gigi, arghhhhhhhhhh...salah apa ini ya? :-(( Tapi ya sudahlah, yang terpenting semua usaha sudah saya kerahkan semaksimal mungkin, hanya saja takdir tidak atau mungkin belum berkehendak dengan saya. Saya yakin, jika PLN ini memang jodoh saya..akan ada masanya semua berjalan mulus. Tetapi jikapun tidak jodoh, saya yakin ada pekerjaan di luar PLN yang sudah menanti saya. Life is not easy but never difficult, just need to try and be stronger than every problem :-) Saya tidak tahu jelasnya dimana letak kegagalan saya, karena tes kali...