Skip to main content

#FILOSOFI ANGKOT

Do you know "angkot"?
Yah, angkot adalah alat transportasi umum yang paling sering kita temukan di jalan raya. Angkot begitu sangat dinikmati oleh para pecintanya. Disamping harga yang relatif murah karena anda tidak perlu mengocek dalam-dalam kantong anda, juga ada experience yang ditawarkan disana.
Angkot identik dengan supir, penumpang dan musik. Dulu angkot hanya identik dengan supir dan penumpang. Tetapi semenjak zaman merubahnya, angkot kini lebih berkembang dengan ragam desaign yang ditawarkan para pemilik angkot, mayoritasnya mereka menambahkan musik atau televisi sebagai sarana hiburan penumpang. Angkot dulu terkenal dengan istilah "46" artinya bangku disebelah kanan untuk kapasitas 4 orang & sebelah kiri untuk kapasitas 6 orang. Sekarang, mungkin masih ada yang menyebutnya dengan istilah "46" tetapi relatif sedikit.

Berbicara tentang angkot, kali ini saya ingin mengupas filosofi angkot dengan experience yang ditawarkan.
Data ini berdasarkan pengamatan iseng-iseng saya saja, karena saya kan pecinta angkot :-D
Let's we read...

#FILOSOFI ANGKOT
1. Kedermawanan seseorang terlihat ketika ia menggeser sedikit badannya dari tempat duduknya untuk mempersilahkan penumpang lain yang baru masuk duduk.
2. Kesopanan seorang penumpang adalah disaat ia tetap duduk tenang tanpa menoleh ke samping, tatkala penumpang lain disebelahnya mengetik kalimat per kalimat pada telepon genggamnya.
3. Seorang supir yang hebat adalah supir yang mengutamakan keselamatan penumpangnya dengan mengabaikan suara pacar dari balik telepon genggamnya.
4. Kemuliaan seseorang terlihat dari ketika ia menuntun penumpang lansia yang ingin masuk ke dalam angkot.
5. Kecerdasan seseorang tampak ketika ia memadamkan asap pada rokok ditangannya dan masuk kemudian duduk dengan tenang.
6. Ketaatan terlihat ketika sebuah angkot melaju pada garis lajuannya dengan tertib tanpa merugikan alat transportasi yang lain di sekelilingnya.
7. Keramahan seseorang terlihat tatkala ia menyunggingkan senyuman bukan kemasaman kepada penumpang lain yang menatapnya.
8. Kebersihan seseorang terlihat manakala ia mengantongi bungkus makanannya sendiri.
9. Ketertiban terlihat ketika sang supir tak pernah mengizinkan angkotnya di bandrulin sampai-sampai miring ke kanan :-)

Comments

Popular posts from this blog

PLN Part 3 ~Tes Potensi Akademik (TPA) & B.Inggris

Akhirnya Tes GAT terlewati, 2 jam di ruang uzian berhasil membuat sedikit agak bernafas lega dan otot-otot serta syaraf yang tegang rileks kembali. Sebelum keluar dari ruangan, panitia sudah mengumumkan bahwa hasil tes akan diumumkan hari itu juga paling lambat sekitar pkl 20:00 wib. Dan bagi peserta yang lanjut dapat mengikuti tes kembali besok di ruangan yang sama. Arghhh..leganya, alhamdulillah semua soal dapat saya jawab dan menyelesaikannya tepat waktu. Yah, meskipun agak sedikit ragu. Karena materi yang dikerjakan hanya sekitar 30% dari buku yang saya beli satu minggu yang lalu di Gramedia :-( Tapi wait..soal gak terlalu sulit kok, yang terpenting anda fokus dan jangan lupa berdo'a sebelum uzian :-) Selesai tes, saya shalat dulu karena belum sempat shalat zuhur tadi sebelum tes. Dan saya pulang... Sesuai arahan panitia, saya mengecek website PLN untuk mengetahui hasil tes. Ternyata belum ada. Dan sekitar pkl 23:00 wib saya buka kembali, ternyata sudah ada ...

Eye Level

Keputusanku untuk kembali ke medan setelah wisuda, bulat sudah. Banyak hal yang sudah difikirkan masak-masak sebelum memutuskan. Bukan gampang! Meninggalkan posisi karier yg terbilang sudah cukup lumayan dari segi apapun. Tapi setiap perjalanan harus ada pengorbanan, don't be egoistic!!! Ada banyak pertimbangan meninggalkan semua rutinitas di Jawa dan hidup entah seperti apa di Medan. Ya, itulah yang ada di benakku tatkala itu. Pertama, keluarga Kini kami hanya tinggal berempat. Ayah adalah bapak dan ibu bagi kami. Rasanya tidak tega harus meninggalkan ayah dan dua adikku setelah ditinggal pergi mama. Mengurus ini dan itu seorang diri. Membereskan segala sesuatunya sendiri. Ya sih masih ada fanny yg dibilang sudah cukup dewasa. Tapi, aku mengenal betul watak fanny dari kecil. Fanny bukan typikal orang yg care abis sama rumah. Care sih tapi gak pakai banget. Belum lagi si Raisya, masih terlalu kecil untuk harus memahami semua ini. Dia akan merasa kesepian karena hanya memiliki...

PLN Part 7 ~Interview

Akhirnya, setelah menunggu lama..pengumuman juga Alhamdulillah, nama saya tidak LULUS diantara para peserta yg masih diperbolehkan tahap berikutnya. Sedih sih dan rasanya itu gak bisa dibilang dengan kata-kata :-((  Tapi yah namanya juga takdir, kita hanya bisa berusaha dan Allah swt yg mengatur semuanya. Jika dilihat perjuangan dari awal, bolos kerja beberapa hari, belajar dari berbagai jenis buku, cari info ke sana ke mari, konsultasi ke dokter gigi, arghhhhhhhhhh...salah apa ini ya? :-(( Tapi ya sudahlah, yang terpenting semua usaha sudah saya kerahkan semaksimal mungkin, hanya saja takdir tidak atau mungkin belum berkehendak dengan saya. Saya yakin, jika PLN ini memang jodoh saya..akan ada masanya semua berjalan mulus. Tetapi jikapun tidak jodoh, saya yakin ada pekerjaan di luar PLN yang sudah menanti saya. Life is not easy but never difficult, just need to try and be stronger than every problem :-) Saya tidak tahu jelasnya dimana letak kegagalan saya, karena tes kali...