Skip to main content

Posts

Surat Kecil Untuk Bapak

Dear Bapak, Aku tak tahu harus mulai dari mana aku menulisnya. Aku juga tak tahu harus kuawali dari apa tulisan ini. Aku bahkan juga tak mengerti bagaimana aku bisa menyusun sajak-sajak indahku untukmu. Bapak, Tahukah kau, bahwa hanya kaulah satu-satunya pria yg paling aku cintai... Bahwa hanya kaulah satu-satunya pria yg paling aku sayangi... Dan kau pula satu-satunya pria yg menjadi sumber motivasiku... Bapak, Aku sadar, terlalu banyak perkataan ku yg menyakiti hatimu. Perbuatanku yang menggores luka jiwamu, Dan, argh...masih banyak lagi ini dan itu. Bapak, Kini putri kecilmu telah tumbuh dewasa, Ia sedang berusaha menapaki terjalnya hidup, Do'a kanlah ia agar kuat menjalani garis hidup yg telah Tuhan takdirkan. Karena sungguh do'amu dan ibu lah yg selalu ia harapkan. Agar ia kuat dan berhasil melewati terjal itu. Bapak, Mungkin suatu hari nanti akan ada pria lain yg mengisi hidup putri tercintamu ini. Tapi, percayalah... Ia tak kan mampu menggantika...

KEHIDUPAN

Hari ini sejarah panjang sekaligus memori terindah yang ikut serta menambah jalan kehidupan. Aku gak akan bercerita dari awal apa hingga terakhir bagaimana. Karena ini hanya serpihan-serpihan dari beberapa serpihan memori-memori lainnya. Setidaknya, inilah hidup dan inilah fakta kehidupan yang harus dilakoni. Berperan dari satu topeng ke topeng-topeng lain, entah apa dan mengapa. Tidak menyalahkan ini, tidak pula menyalahkan itu. Hanya satu konsep yang melekat bahwa "Tuhan tidak pernah menguji hambanya diluar batas kemampuan sang hamba". Itu berarti apa? Berarti "MAMPU" melewatinya. Itu saja :-) Dunia ini kejam??? Entahlah! Entah siapa yang membuatnya kejam hingga mengatasnamakan "Dunia". Padahal mungkin, dunia ingin selalu membuat penghuninya tersenyum ceria dan bahagia. Indonesia ini parah??? Tidak punya hati??? Entahlah! Entah siapa yang membuatnya menjadi Negara parah yang tidak punya hati dan mengatasnamakannya Indonesia. Padahal, mungk...

Aku Diam

Aku diam, Bukan berarti tak perduli lagi. Aku diam, Bukan berarti melupakan. Aku diam, Bukan berarti tak ada perhatian lagi. Aku diam, Bukan berartiku berubah. Aku diam, Tak berarti membisu. Aku diam, Karena hanya sedang menikmati hidupku. Merasakan apa yang ingin kurasakan. Menghidupkan apa yang ingin kuhidupkan. Mencapai apa yang ingin kucapai. Menyatakan apa yang telah kumimpikan. Aku diam, Karena hanya sedang menjalani peranku. Mencoba bertanya atas ini dan itu. Mencari jawaban yang tepat atas ini dan itu. Berkelana atas jawaban yang tak kunjung aku temukan hingga detik ini. "Harus apa dan bagaimana?" Aku diam, Aku tahu akan ada perhatian-perhatian lain dari luar sana, Mencoba mengisi kekosongan perhatian yg telah kuciptakan. Aku diam, Aku sadar mungkin saja perhatian-perhatian lain itu, Akan mencoba memudarkan atau bahkan menghapus, Perhatian yang telah kuciptakan. Aku diam, Aku paham akan ada wajah-wajah baru, Mencoba mengisi keko...

Semua Tak Sama

Semua tak sama,  Setelah aku berada disini. Semua tak sama, Setelah hari demi hari ku lewati disini. Aku rindu :-( Suara itu, lembutnya wajah-wajah itu, Sayunya mata itu, manisnya senyuman itu, Aku rindu semua itu. Aku rindu repetan Mama, Yang tidak aku dapatkan disini. Aku rindu omelan Mama, Yang tak pernah terdengar lagi setelah disini. Aku rindu perhatian Mama, Yang masih tetap aku dapat walau jauh, Tapi berbeda rasanya ketika dekat. Aku rindu tatkala ia berkata, "Gak bisa pelan-pelan ngidupin air itu, Din?" Jika aku sedang membuka kran air. Aku rindu tatkala ia berkata, "Perempuan kok kerjanya gak bisa lembut!" Jika aku sedang menyusun piring-piring itu ketempatnya. Aku rindu tatkala ia berkata, "Tolong belikan ini...belikan itu..." Jika aku berada di warung. Aku rindu sms-sms nya, "Lagi dimana Din?"  "Jam segini kok belum pulang,Din?" "Nanti pulang jam berapa, Din?" "Hari ini ada le...

Seumur - umur...

Hidup adalah perjalanan yang harus dilalui. Suka atau tidak, senang atau sukar, sedih atau gembira dan diharapkan atau tidak diharapkan. Adalah pelajaran-pelajaran yang akan dilewati seiring menit berubah detik, detik berubah jam, jam berubah hari, hari menjadi minggu, minggu menjadi bulan dan bulan menjadi tahun. Akan terus berjalan dan terus berjalan entah sampai kapan :-) Dalam hidup, pastinya ada hal-hal yang ingin kita nikmati tapi tak sempat atau bahkan mungkin tidak akan pernah kita nikmati. Ada yang tidak pernah kita harapkan, justrul harus kita jalani. Ada yang kita senangi, justrul harus kita lupakan dan masih banyak ini dan itu lagi yang mencoba ikut mengukir dalam panjangnya perjalanan hidup.  Tetapi, satu hal yang harus kita ketahui "Hidup akan terasa indah, jika kita menikmatinya ^__^" Dalam sepekan ini, trending topic yang disajikan berita-berita dari beberapa stasiun TV nampaknya asyik kita jadiin share kita kali ini :-D  Trending topic berita-berit...